Sabtu, 26 April 2014

nano-nano.

sadar nggak sih? apa yang kita rasa, seneng/sedih, itu kita yang milih, kita yang nentuin, ada ditangan kita....tapi terkadang justru kita yang nyalahin kondisi ini, kita malah nyalahin orang lain.
emang susah sih ya nutupin semua rasa sedih, kesel, maupun seneng.. susah. susah ngebohongin perasaan sendiri? iya. sangat. susah.
tapi seenggaknya, kita harus bisa batasin, kita harus punya tempat privasi dimana cuman kita yang tau kondisi dan perasaan kita;'''')

-ketika kita adalah lelaki.... disaat kita care dan ngerasa nyaman sm seseorang, alhasil pasti bisa langsung diungkapkan... karena lelaki yang memang seharusnya dan sudah biasa memulai semuanya. jujur...
ketika ditengah perjalanan, yakin. sebuah hubungan itu akan semakin terlihat patahnya. ini semua pasti akan terjadi, seberapa kuat kita mempertahankan semuanya? seberapa tahan? seberapa sabar?  bahkan ada ungkapan.. "seorang lelaki yang pernah meneteskan air mata demi seorang perempuan, tandanya lelaki itu benar-benar sayang" semuanya ada ditangan keduanya.. seberapa besar kita bisa meyakininya untuk terus bertahan.... kemudian patahan ini pasti akan kokoh kembali..
tetapi ketika kita merasa lelah, bosan, jenuh katanya....
"buat apa kita lanjutin lagi hubungan ini? percuma. daripada kedepannya tidak baik, lebih baik hari ini kita akhiri." jika ada diantara keduanya egois seperti itu, bukan kedewasaan yang muncul.
beri waktu jeda sebulan/dua bulan...dalam berhubunganpun pasti ada bosennya? iya. memang. tapi ketika merasa bosan, jenuh, atau lelah, bukan berarti harus diakhiri,bukan? daripada menyiksa diri, dan menyesal, lebih baik fikirkan dulu dengan kepala dingin...
ingat, suka duka itu satu paket. apa yang kamu lakukan, kelak akan kamu dapatkan juga kok :")

-ketika kita adalah perempuan... disaat kita merasa nyaman.. apa yang bisa kita lakukan? mengungkapkan semua perasaan kita? yakin? lalu apa kata orang nantinya?
"perempuan itu cuman bisa nunggu" iya. memang banyak yang bilang seperti itu. bingung, apa yang harus dilakukan.. tapi jika kita benar-benar merasa nyaman, tetaplah menjadi kita. jangan ungkapkan apa-apa... berusahalah menjadi penggemar rahasianya, support terus apa yang dia suka. jangan naif, jadi diri sendiri aja di depan dia... katanya juga.... "biarlah waktu yang menjawab, pasti akan lebih indah"
iya. memang...
bisa saja jika kita tetap bertahan seperti ini tanpa ada yang diungkapkan, dia akan tau semuanya..
gue juga lagi diposisi ini nih... yah, untungnya gue nyaman sama orang yg ga peka..  gue  juga gatau lahya knp bisa nyaman sama orang gapeka gitu macem dia.. huahahhaaha~~~~~~~~~~~~~
ya intinya, gue bakal apa adanya diri gue ini.... dan... bisa kali yah gue ikut juga dalam kesibukannya? hmmm walaupun gue gabisa masuk dalam daftar kesibukannya? hahahahaaa~~~~~~~~~~~~~

ternyata bukan cuman permen yang bisa nano-nano.. perasaan kita juga nano-nano rasanya...^^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar