Bingung kan baca judul tulisan diatas? ‘boleh berlebihan,
tapi jangan berlebihan’?
Masih tentang perasaan gue, lo, kita, kalian... katanya
segala yang berlebihan itu temennya setan, iya. Segala yang berlebihan itu
dibenci Allah, iya. Apapun yang berlebihan itu ga baik, iya... Emang. Tapi
giniloh, berlebihan yang gue maksud adalah.....
Lo boleh menyayangi orang yang lo sayangi dan dia juga
menyayangi lo. Lo boleh ngelakuin apapun buat dia, apapun. Iya, apapun. Lo
boleh ngelakuin apapun buat dia sampai dia mutusin untuk pergi dari hidup lo.
Ketika itu, lo harus berhenti ‘ngelakuin apapun’ itu, karena dia uda ga
menyayangi lo lagi, meskipun saat itu lo masih menyayangi dia. Jangan tahan
dia, biarin dia pergi, let it flow, tutup pintu, dan buka lagi sampai ada yang
mau ‘bertamu lagi’ atau bahkan ‘menginap’ di hidup lo.
Lo boleh peluk dia, kapanpun lo mau. Peluk dia, selama
apapun. Peluk dia, sampai dia pergi ke pelukan yang lain. Ketika itu, lo harus
bisa liat dia pergi ke pelukan yang lain. Lepaskan, relakan, dan ketika itu pasti
lo butuh seseorang yang baru, entah itu hanya butuh pundaknya, atau bahkan
pelukannya.
Intinya, berlebihan itu ada waktunya, ada saatnya,
berlebihan boleh, sepantasnya, sewajarnya, berlebihan itu.... ya, meskipun
gabaiklah, ginilah, gitulah, namanya juga manusia.. pasti ada diantara kita
yang tetep aja suka berlebihan. Entah itu suka makan berlebihanlah, sampe lo
sendiri yang suka berlebihan nanggepin sesuatu awkwkwkwkw... berlebihan boleh,
pantes-pantes aja, tapi kl uda ga pantes, kl uda ga pas, kl uda ga sama-sama
lagi, gausalah berlebihan. Uda...lupain aja. Gausa berlebihan. Gitu......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar