Selasa, 10 Juni 2014

cover

ada yang bilang.... kl liat orang itu jangan dari covernya. meskipun orang itu keliatannya jahat, siapa tau lo malah lebih jahat dari dia. siapa tau 'apa yang keliatan dari luar' itu cuman sekedar 'apa yang keliatan dari luar' atau mungkin sengaja di buat-buat kayak 'apa yang keliatan dari luar' dengan tujuan bikin orang takut ngeliatnya. meskipun orang itu keliatannya jutek, sinis, siapa tau lo jauh lebih jutek dan sinis. siapa tau setelah lo kenal dia lebih jauh, 'apa yang keliatan dari luar' berlawanan sama sikapnya setelah deket sama lo, mungkin itu emang sifat aslinya orang itu, uda keturunan, kebiasaan, atau emang.............. dibuat-buat? bisa jadi. ya mungkin, biar orang bisa belajar nilai orang ga dari luarnya. hahahaa~ meskipun orang itu keliatannya acak-acakan, amburadul, siapa tau lo atau temen lo sendiri lebih amburadul dari orang itu... siapa tau setelah lo deket sama orang itu, lo jadi ketularan amburadul, dan setelah ditinggalin orang itu hidup lo malah semakin amburadul dan acak-acakan tanpanya.. awkwkwkwkk gajelas.
ga cuman itu, dan faktanya pun orang yang terlihat menarik, setelah lo bisa deket dan tau semuanya tentang dia, ada masanya lo mulai jaga jarak. ya, ga selamanya yang menurut lo menarik diluar akan selalu tampak menarik. oke mungkin lo liat dia itu menarik, semuanya positif dan seperti yang lo harepin. tapi setelah lo bisa deket dan tau semuanya, otomatis lo pasti bakal tau juga kebiasaan/hal-hal yang menurut lo.... kurang menarik. apa yang lo lakuin? inget gasi? setiap orang ada kekurangan dan kelebihannya. kl emang 'apa yang keliatan dari luar' itu menarik, baik, itu kelebihannya. dan pr buat lo adalah.... kekurangannya. ya, setelah lo tau dan pengen deket sama orang itu dengan alasan 'apa yang keliatan dari luar'nya, jangan kaget/pengen jaga jarak sama orang itu setelah lo tau 'ada apa sebenernya'. kl emang selama ini dia selalu menarik di mata lo, setiap kali selalu lo puji, tapi tunggu aja........ mungkin lo belum tau semuanya tentang orang itu. sebaik-baiknya manusia, adalah manusia dengan dua sisi:kelebihan dan kekurangan. kelebihannya? ya buat nambah-nambahin kekurangan lo, buat melengkapi lo. kekurangannya? gantian, giliran lo yang melengkapi kekurangannya.
juga jangan kaget ketika orang yang menurut lo ga menarik dari 'apa yang keliatan dari luar' tiba-tiba punya kelebihan yang gapernah lo bayangkan. dan lo............... sama sekali ga ada apa-apanya. lo kalah. loser! lo cuman bisa nilai orang dari 'apa yang kelliatan dari luar'nya aja. pernah denger ga? sejahat-jahatnya orang jahat, dia jahat demi orang yang dia sayang. ngelakuin apapun, asalkan dia bisa ngeliat orang yang dia sayang bisa bahagia, ga kelaperan. mau contoh? seorang ayah yang nyuri roti di supermarket demi anaknya tersayang. salah? iya, caranya emang salah. tapi tujuannya? sebaik-baiknya orang baik, dia baik dengan tujuan yang ga ada baik-baiknya. sebaik-baiknya orang baikpun pasti ada kelemahan/kekurangannya. dia sahabat lo, dia baik banget, uda bertahun-tahun lo sahabatan sama dia. suatu ketika ada seorang cewek/cowok yang hadir di tengah-tengah persahabatan lo itu. sahabat lo yang lo bilang baik itu ternyata lebih milih seorang cewek/cowok itu. atau bahkan dia nusuk lo dari belakang. itu baik? sahabat? 'bertahun-tahun kenal'? itu bukan alasan,guys. karena 'berubah' itu gabutuh waktu yang lama.
saran gue kl lo mau kenal sama orang :
1. 'apa yang keliatan' itu jangan dijadiin patokan. karna lo belum tau orang itu lebih dalam. 
2. ketika lo uda tau lebih dalam tentang orang itu, lo bebas kok. bebas buat tetep bertahan sama orang itu/enggak. pasti ada beberapa hal yang lo gasuka dari dia yang bikin lo pengen jaga jarak. kl emang lo gabisa nerima kekurangan seseorang, emang lo fikir diluar sana ada yang mau nerima kekurangan lo? think twice.
3. ketika apa yang lo fikir tentang dia itu salah semua, tapi uda terlampau jauh lo ninggalin dia dan punya temen-temen baru. Suatu hari nanti lo musti siap ditinggal sama temen baru lo itu dengan alasan yang sama.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar