aku uda pernah bilang kan kalo aku belum bisa buka hati buat yang lain?
aku juga uda pernah bilang kan kalo semua lelaki itu sama aja? manis diawal. manisnya pas ada maunya.
dan aku uda pernah denger dari mulut kamu kalo kamu beda. kalo kamu bukan bagian dari lelaki-lelaki itu. dan kamu bilang kamu bakal lakuin apapun.
aku juga uda pernah bilang, semua kata-kata kamu itu aku uda apal.
aku kenal kamu... sehari.. dua hari.. seminggu kenal kamu..
kamu beda, kamu nggak nganggep aku cuman sekedar temen biasa aja. aku bingung nanggepinnya.
aku emang gampang deket sama orang lain. gampang deket bukan berarti aku suka atau punya rasa,ya. aku emang gampang bergaul, itu juga kata teman-teman terdekatku.
aku gatau kenapa kamu beda ke aku, aku ga ngerti. tapi aku coba biasa menyikapinya.
tapi kamu selalu datang disaat aku butuh, kamu selalu ada.
di waktu ulang tahunku pun, kamu memberikan apa yang belum pernah aku dapat sebelumnya.
teman kamu bilang, aku harus coba buka hati buat kamu. dan memang sejak itu, aku sudah mulai mencari kamu ketika kamu belum mengabariku... bahkan pernah beberapa kali aku menanyakan tentangmu kepada temanmu.. mungkin ini yang namanya sudah nyaman..
akhirnya kita saling tau perasaan masing-masing, kamu yang selalu memberikanku kejutan, yang ga pernah aku duga, sampai teman-temanku heran kenapa kamu sampai sebegini baiknya sama aku..
aku seneng banget sama kamu, bahkan mungkin bukan sekedar seneng, tapi uda mulai nyaman.
tapi.........
keesokannya, selama dua hari berturut-turut kamu sama sekali ga ada kabar..
aku berusaha positif thinking menghadapi semuanya..
dan malamnya, kamu mengabariku walau hanya pesan singkat. aku menghargai usahamu itu..
tapi kandas sudah semuanya ketika aku melihat kamu mengucap kata-kata penuh makna kepada perempuan lain. disitu...... semua pandanganku terhadap lelaki kembali seperti semula. aku mulai sadar... kamu itu adalah lelaki yang pda umumnya. kamu itu memang sosok yang sudah dari awal aku tebak. ya, kamu sama saja.
ternyata, polosnya kamu diluar ga sama seperti apa yang didalmnya. aku salah menilai...
padahal kamu... sudah berhasil membuatku nyaman..
tapi...
sayang, ternyata kamu sama aja..
aku menghapus semua kontakmu supaya tidak pernah ada ingatan tentang semuanya lagi. tentang semua pengorbananmu. tentang pertama kali kamu datang. tentang apa saja yang sudah kamu kasih ke aku. tentang seberapa jauh kamu buat aku nyaman. kamu buat aku tertawa. dan buat aku kecewa.
ya, berapa banyak hal yang perempuan suka. tapi kamu harus tau satu hal, setiap perempuan jauh lebih suka kepastian. kejelasan. kamu ingat? ketika aku bertanya soal kejelasan semuanya, tapi apa jawabanmu?
kamu bilang hanya sedang ingin fokus kuliah dan kerja? itu jawabanmu?
lalu untuk apa kamu datang? untuk apa kamu ingin memulai? untuk apa?
tapi aku beruntung, kita belum sempat merangkai cerita bersama.
Terima Kasih...
karena kamu sudah mempertegas bahwa belum seharusnya aku membuka hati...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar